Menurut pendapat anda, Penemuan apakah yang menjadi Rahasia Zaman ini..? Rahasia tenaga nuklirkah..? Bom netronkah..? Perjalanan Ruang angkasa..? Semuanya salah. Lalu apa..? Dimana adanya dan bagaimana cara memperoleh dan mempergunakannya..? Jawabannya sederhana sekali. Rahasia itu yaitu kekuatan abnormal dan menakjubkan yang ada di dalam diri kita sendiri. Suatu kawasan yang jarang di fikirkan oleh sebagian besar orang, bukan……?

Sesungguhnya Ada dua inovasi terbesar di kurun ini :

  1. Kekuatan Pikiran Bawah Sadar.
  2. Kedahsyatan Vibrasi Quantum Physic.

Masih ingat dengan “The secret” karya Rhonda Byrne, sebuah karya best seller yang menginspirasi jutaan manusia. Ya, karya tersebut layak untuk booming dan menjadi sumber ide banyak orang. Karena di dalamnya terdapat dua diam-diam besar yang saya sebutkan di atas. Sinergi dari kekuatan pikiran dan vibrasi quantum diri akan menghasilkan karya-karya yang besar serta sanggup mengangkat harkat dan derajad manusia.

Energi mengikuti imajinasi” Einstein

Pernyataan ini mengandung arti bahwa imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi untuk mewujudkan imajinasi kita.

Menurut aturan tarik menarik ( law of attraction), kekuatan pikiran kita ini layaknya menyerupai sebuah pemancar gelombang radio dan antena radio, ketika visualisasi sedang dilakukan, semacam ”frekuensi” terpancar ke alam semesta, dan menarik seluruh entitas energi yang selaras denga frekuensi pikiran tsb. kembali ke dalam diri kita untuk membantu mewujudkan visualisasi kita, sama menyerupai yang dilihat di pikiran kita.

Nah, bagaimana cara berimajinasi yg bisa menghasilkan sesuatu….
dan bukan sekedar imajinasi kosong yang hanya membuang-buang waktu……………
Silahkan anda klik di sini, bila ingin tahu caranya….

Dalam Fisika Quantum, ditemukan bahwa dibalik semua yang ada di dunia (materi) bergotong-royong hanyalah terdiri dari energi getaran (vibrasi) yang disebut dengan Quanta. Kesempurnaan insan intinya merupakan rangkuman dari semua manifestasi quanta tersebut alasannya yaitu insan mempunyai sifat bahan (dengan adanya badan fisik), dan sifat yang lebih tinggi dan agung (divine / Ilahiah) dalam jiwa dan ruh-nya yang mewujud di dalam alam pikiran dan perasaan manusia. Melalui kesadaran untuk insan kembali kepada fitrahnya, yaitu kembali kepada sifat dan kecenderungan Ilahiahnya, maka insan bergerak menuju suatu tingkatan kesadaran yang semakin tinggi dan pada hasilnya berada dalam posisi paralel / selaras dengan sumber bahan yang lebih tinggi tersebut. Manakala keselarasan itu terjadi, hal yang ada dalam alam bahan (dunia) bisa terwujud.

33 Keajaiban Pikiran Bawah Sadar

  1. bekerja secara terpisah dari pikiran sadar
  2. dapat mendengar, melihat, mencicipi semua hal yang belum tertangkap oleh pikiran sadar
  3. dapat mengendalikan kegiatan fisik tanpa disadari oleh pikiran sadar
  4. pada kondisi tertentu sanggup bertindak mandiri, terlepas dari dampak pikiran sadar
  5. gudang penyimpanan informasi
  6. potensi terpendam insan yang belum dipakai secara maksimal
  7. memiliki kemampuan dalam hal persepsi, konseptual, emosi, dan respon yang melebihi kemampuan pikiran sadar
  8. dapat mengakses dan memakai segala sesuatu yang ada di pikiran sadar, sedangkan pikiran sadar tidak sanggup menjangkau isi dan potensi pikiran bawah sadar
  9. jauh lebih cerdas daripada pikian sadar
  10. jauh lebih bijaksana daripada pikian sadar
  11. jauh lebih cepat daripada pikian sadar
  12. mewakili potensi intelektual yang luar biasa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya
  13. dapat mengamati dan merespon atau memperlihatkan respon segala sesuatu secara nrimo dan jujur
  14. terbebas dari semua dampak negatif (bias, prasangka, kebencian, cita-cita berlebihan, persepsi, dll)
  15. menyerap dan mengerti realitas atau kenyataan menurut pengalaman kasatmata atau apa adanya
  16. sumber emosi
  17. bersifat universal
  18. tidak dipengaruhi oleh bangsa, latar belakang budaya, sejarah
  19. dapat berkomunikasi secara efektif dengan pikiran bawah sadar orang lain
  20. mengetahui solusi setiap masalah
  21. berpikir secara simultan/bersamaan
  22. memproses pribadi sebelum pikiran sadar menyadari
  23. berpikir intuitif dan menghubungkan
  24. berpikir otomatis
  25. berpikir non-verbal
  26. berpikir sintesis
  27. berpikir sibernetik / acak
  28. memiliki fokus yang tak terbatas dan ekspansif
  29. bukan menentukan atau mengarahkan tujuan, melainkan menciptakan tujuan tercapai
  30. dapat menangani 2,3 juta bit informasi dalam suatu saat
  31. pemelajarannya bersifat eksperiensial
  32. merupakan citra fakta bahwa semua orang pada awalnya hanyalah insan biasa
  33. isinya dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya: pengalaman, lingkungan, dan hasil berguru individu.
Baca Juga :  [ Unduh ] Kizudarake no Akuma (Demon Covered in Scars) Subtitle Indonesia

Setelah membaca 33 Keajaiban Pikiran Bawah Sadar di atas, maka jelaslah, bahwa siapapun, apapun, bagaimanapun, dimanapun Anda, Anda mempunyai kemampuan, bakat, dan potensi luar biasa yang tak pernah terbayangkan yang ada di dalam diri Anda!!!

  • Bisa atau tidaknya Anda menjadi orang besar, hebat, terkenal, atau tercatat dalam sejarah, itu kembali pada diri Anda sendiri!!!
  • Yakinlah, Anda diciptakan oleh Tuhan untuk mewarnai dunia ini dengan karya-karya besar Anda!!!
  • Anda diciptakan untuk membahagiakan semua insan di muka bumi, sehingga apapun yang terjadi, pantang untuk ditangisi atau disesali!!!
  • Ingatlah, waktu tak pernah berjalan mundur!!! 
  • Jangan mengisi waktu untuk hal-hal sia-sia atau tak berguna!!!
  • Ingatlah pula jikalau satu alasan sudah terlalu banyak dan seribu tindakan kasatmata masih kurang!!!

    Sekaranglah saatnya yang tepat untuk bertindak!!! Dunia menanti karya-karya besar Anda!!!

    MENGAKSES KEKUATAN PIKIRAN BAWAH SADAR
    Ada enam cara untuk masuk ke pikiran bawah sadar yaitu melalui jalur:

    1. Repetisi
    2. Identifikasi kelompok dan keluarga
    3. Informasi yang disampaikan figur otoritas
    4. Emosi
    5. Kondisi alfa/theta (hipnosis)
    6. Trance State

    Saya kemudian berpikir, bagaimana caranya untuk memastikan bahwa suatu acara pikiran (thought) telah benar-benar masuk dan diterima oleh pikiran bawah sadar sepenuhnya? Apa indikator yang bisa dipakai untuk menggaransi bahwa acara telah diterima dan siap untuk dijalankan oleh pikiran bawah sadar? Maksud saya, apa yang bisa dipakai sebagai suatu pola standar guna memastikan bahwa acara telah masuk, diterima, dimengerti oleh pikiran bawah sadar? Jika dalam konteks terapi saya bisa dengan sangat praktis melaksanakan investigasi terhadap klien.

    Pertanyaan ini bergotong-royong yaitu pertanyaan akseptor workshop yang mengirim email pada saya. Walaupun saya tahu pasti, dengan memenuhi prasyarat tertentu, maka acara yang dimasukkan niscaya akan masuk ke pikiran bawah sadar, diterima, dan dilaksanakan, namun akseptor perlu “diyakinkan” dengan “sesuatu” yang bisa mereka lakukan sendiri.

    Baca Juga :  Download SP FLASH TOOL dan Cara Install

    Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diluruskan mengenai pikiran sadar dan bawah sadar. Selama ini pikiran sadar dianggap sebagai tuan dan pikiran bawah sadar dianggap sebagai hamba yang senantiasa setia melayani tuannya. Ini pandangan yang kurang tepat. Dari pengalaman praktik, melaksanakan terapi pada banyak klien, saya menyimpulkan satu hal. .

    Pikiran bawah sadar bertindak bukan sebagai hamba namun lebih sebagai seorang istri. Jika hamba, bisa diperintah seenaknya dan nggak bisa menolak. Kalo istri… he… he… nggak bisa main perintah. Nah, bagaimana caranya supaya istri (baca: pikiran bawah sadar) bersedia melaksanakan apa yang diminta oleh suaminya (baca: pikiran sadar)?

    Caranya simple.
    Suami harus hormat, cinta, dan memakai bahasa yang disukai istrinya yaitu ketulusan plus rayuan. Bawah Sadar juga demikian. Kita tidak bisa seenaknya memerintah pikiran bawah sadar untuk mendapatkan dan melaksanakan perintah. Kita harus bisa merayu dan mengajak pikiran bawah sadar melaksanakan yang kita inginkan.

    Hal ini tampak sekali dalam sesi terapi. Pikiran bawah sadar bisa menolak walaupun yang memperlihatkan isyarat yaitu figur otoritas. Pernah terjadi seorang klien, yang waktu diminta untuk memaafkan ibunya dan tiba-tiba ia menggebrak meja dan berkata lantang, dalam kondisi trance, “TIDAK BISA!!”. Bawah sadarnya menolak.

    Seringkali dalam konteks terapi, ketika memakai teknik Ego State, maka kita tidak bisa memaksakan kehendak kepada Parts. Kita justru membujuk dan merayu Parts untuk bersedia memahami dan mendapatkan apa yang diingikan Part lain.

    Nah, kembali pada pertanyaa di atas, “Bagaimana kita bisa tahu kalau suatu acara (baca: afirmasi, sugesti, atau visualisasi) telah diterima pikiran bawah sadar sepenuhnya?”

    Jawabannya yaitu dengan menyelidiki perasaan atau feeling. Perasaan yaitu satu-satunya cara atau indikator untuk memastikan hal ini. Perasaan ini seringkali orang samakan dengan emosi. Perasaan dan emosi bergotong-royong yaitu dua hal yang berbeda.

    Baca Juga :  Kitab Belakang Layar Bank Mistik & Pesugihan - Free Download

    Apapun yang kita pikirkan dengan emosi yang intens dan kita rasakan dengan sungguh-sungguh akan tertanam di pikiran bawah sadar dan PASTI akan termanifestasi dalam realita kita.

    Jika kita merasa takut miskin maka kita akan miskin. Why? Karena thought (buah pikir) ini masuk ke pikiran bawah sadar dengan muatan emosi negatif. Sama menyerupai kalau kita merasa takut gagal.

    Melalui perasaan kita memberitahu pikiran bawah sadar bahwa apa yang kita rasakan yaitu hal yang benar. Tidak peduli apakah perasaan ini positif atau negatif.

    Yang saya maksudkan dengan perasaan yaitu apa yang kita rasakan pada tiga aspek dari diri kita yaitu di pikiran, di hati, dan di badan fisik.

    Emosi bila telah dirasakan, apalagi dintensifkan melalui perasaan akan sangat-sangat powerful.

    Perasaan juga merupakan kunci dari keberhasilan afirmasi atau visualisasi. Saat melaksanakan visualisasi maka kita perlu mencicipi bahwa apa yang kita inginkan telah benar-benar terjadi.

    Pertanyaannya lagi yaitu “Mengapa kita perlu merasakannya?”

    Jawabnya yaitu alasannya yaitu bila kita bisa merasakannya, di pikiran, hati, dan tubuh, maka hal ini merupakan sinyal kepada pikiran bawah sadar bahwa apa yang kita rasakan itu yaitu hal yang “benar”. Dengan demikian akan pribadi diterima dan niscaya dilaksanakan. Jika pikiran , hati, dan badan sudah sinkron maka yang niscaya kita rasakan yaitu perasaan tenang dan damai.

    Saya kemudian teringat suara dari salah satu “buku” yang pernah saya baca yaitu: “ …. apa saja yang kau minta dan doakan percayalah bahwa kau telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu”.

    Percaya atau belief ini susah-susah praktis untuk diketahui. Namun dari pengalaman praktik hasilnya diketahui yaitu paling praktis dengan melaksanakan investigasi terhadap 3 aspek di atas.

    Oh ya, satu hal lagi sebagai epilog sharing ini. Ini bekerjasama dengan Aksi Psikis. Lanjutan dari pernyataan di atas, saya juga pernah membaca pernyataan ini : “Dan jikalau kau bangun untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang ………………..”

    Inti dari pernyataan di atas yaitu betapa pentingnya forgiveness atau memaafkan. Dengan memaafkan maka kita telah melepas beban yang selama ini berperan sebagai “lintah energi” yang menghabiskan energi kita. So.. isi hati dengan perasan damai, hening, dan bahagia. Maka semua akan menjadi lebih mudah.

    Semoga bermanfaat.
    Penjelasan selengkapnya berikut Praktek-prakteknya sanggup anda ikuti DI SINI….

    DOWNLOAD EBOOK GRATIS