http://maczcandraman.blogspot.com/
Belum usang ini, beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada dikala melaksanakan survey di area dasar maritim Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar maritim yang tak pernah diketahui orang, berada dibawah ombak yang menggelora! Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan maritim sekitar 100 meter.



Jika bicara ihwal ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat. Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air maritim dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh alasannya yaitu itu menggulung ombak yang mengamuk dengan membentuk pusaran raksasa yang menciptakan perairan disekitar ini menjadikan ombak yang dahsyat menggelora dan halimun pada permukaan laut. Penemuan terbaru ini menciptakan para ilmuwan takjub.
 

Bagaimanakah orang dulu membangun piramida dan hidup didasar maritim dengan lautnya yang gemuruh menggelora? Ada beberapa ilmuwan Barat yang beropini bahwa Piramida di dasar maritim ini mungkin awalnya dibentuk diatas daratan, kemudian terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan karam ke dasar maritim seiring dengan perubahan di darat. Ilmuwan lainnya beropini bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda mungkin pernah sebagai salah satu landasan acara bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar maritim tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
 

 Perancis dan negara lainnya pada dikala melaksanakan survey di area dasar maritim Segitiga Bermud Ternyata Ada Piramida Raksasa di Bawah Segitiga Bermuda

Ada juga yang curiga bahwa Piramida mungkin sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada daerah yang mempunyai homogen kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, beliau (Piramida) sanggup menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui.dan struktur pada bab dalamnya mungkin yaitu resonansi gelombang mikro, yang mempunyai efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.

Benarkah demikian? Master Li Hongzhi dalam buku Zhuan Falun mempunyai klarifikasi ihwal inovasi peradaban prasejarah sebagai berikut ;
 

“Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental hingga seakrang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar maritim yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang karam ke dasar laut, semenjak kondisi ini stabil hingga keadaan kini , sudah bersejarah puluhan juta tahun.
 

Namun dibanyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat insan modern, jadi niscaya bangunan yang telah dibentuk sebelum ia karam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar maritim ini sudah sanggup dipecahkan.
 

Baca Juga :  Sering Mual/Mabuk ketika Naik Mobil? TIDAK PERLU Makan Obat, Ini Cara Atasinya